Bogor adalah kota yang termasuk dalam Jabodetabek yang masif, dan menjadi wilayah metropolitan Jakarta. Dengan latar belakang vulkanik Gunung Salak, Bogor memiliki reputasi sebagai tempat terbasah di Jawa. Penduduk setempat menyebut Bogor sebagai Kota Hujan. 

Tentu saja, inilah alasan mengapa tempat ini menjadi tuan rumah bagi kebun raya yang subur. Ada hampir 14.000 spesimen hidup di taman, terdiri dari 3.373 spesies, 1.257 genera, dan 218 famili, tetapi tidak semuanya tersebar sembarangan di seluruh taman. Bagaimana pesona Kebun Raya Bogor? 

Pesona Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor yang luas tidak diragukan lagi merupakan daya tarik utama Bogor dan  bagi sebagian besar wisatawan.

Dioperasikan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), taman ini mencakup area seluas 87 hektar (210 hektar) dan merupakan oasis ketenangan di tengah hiruk pikuk kota metropolitan Bogor.

Taman-tamannya menampilkan halaman rumput hijau yang luas, kolam teratai dan teratai, aliran sungai yang menggelegak, jalan dari pepohonan yang megah, dan atraksi lainnya.

Total, ada 3.373 spesies tanaman, semak dan pohon berbeda yang ditanam di sini, dan berasal dari berbagai negara.

Kebun juga menampilkan kompleks istana kepresidenan (Istana Bogor) dan Museum Zoologi Bogor yang menarik.

Sejarah Singkat Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor dibuka secara resmi oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1817. Sebelum peresmian, ahli botani Belanda kelahiran Jerman, Profesor Reinwardt telah mengubah lahan luas Istana Kepresidenan (Istana Bogor) menjadi kebun raya baru, melalui kerja sama dengan dua ahli botani dari Kew Gardens.

Pada tahun 1840, seorang ahli botani Belanda bernama Johannes Elias Teijsmann menjadi kurator kebun dan menghabiskan 50 tahun berikutnya untuk mengembangkannya.

Kebun ini kemudian menjadi pusat penelitian internasional untuk berbagai tanaman dan hasil panen potensial ekonomi, yang dikumpulkan dari seluruh kepulauan Indonesia dan sekitarnya.

Tanaman seperti kelapa sawit Afrika Barat, cinchona (penghasil kina obat anti-malaria), kopi, coklat, karet, tembakau, teh, kedelai dan beras dibudidayakan di kebun untuk penelitian dan eksperimen.

Kebun-kebun itu sempat berada di bawah kendali Jepang selama perang dunia II dan pada tahun 1949, Belanda akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia dan kebun-kebun itu akhirnya diserahkan kepada Kementerian Pertanian Indonesia.

Pada tahun 1962, kebun tersebut menjadi bagian dari Lembaga Biologi Nasional (LBN) Indonesia, dengan penelitian ilmiah intensif yang menguntungkan industri pertanian dan farmasi.

Biaya Masuk Kebun Raya Bogor

Kalau Anda ingin ke Kebun Raya Bogor, maka ada biaya masuk yang harus dibayarkan. Turis Indonesia membayar  14.000 rupiah dan untuk turis asing biayanya 25.000. 

Pintu masuk utama ditemukan di ujung selatan taman dan sebagian besar fasilitas taman ditemukan di sini serta loket tiket.

Bagi Anda yang ingin sekali ke Bogor dan datang dari luar kota, cobalah untuk booking hotel di Bogor via Pegipegi. Menemukan penginapan yang dekat Kebun Raya Bogor akan memudahkan Anda untuk lebih mudah mengakses tempat wisata. 

Mau cari hotel murah di Pegipegi? Ayo, unduh sekarang aplikasinya dan temukan penginapan terbaik di Bogor segera! Anda juga bisa booking penginapan terbaik di Pegipegi melalui situsnya langsung. Jadi, jangan tunggu lama untuk menemukan penginapan recommended di Pegipegi! 

Sumber :

https://travelspromo.com/htm-wisata/tiket-masuk-kebun-raya-bogor-wisata-botani/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *