Update Corona, Keluarga dari Inggris Diisolasi di Rumah Sakit Spanyol dan Satu WN Amerika Meninggal

Satu keluarga asal Inggris dirawat dan diisolasi di sebuah rumah sakit di Majorca, Spanyol. Ini terjadi, setelah keempat suspect itu menunjukkan gejala paparan virus corona. Dilansir , keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan dua anak perempuan ini dilarikan ke Rumah Sakit Son Espases.

Sebelumnya, mereka diketahui melakukan kontak dengan pasien positif virus ini. Menurut media lokal, pusat kesehatan dan rumah sakit akan mengirimkan sampel keempat pasien itu ke Laboratorium Mikrobiologi Rumah Sakit Son Espases untuk pengujian lebih lanjut. Seorang dokter ahli virologi, Dokter Jordi Reina menjelaskan, sampel itu akan dibandingkan dengan beberapa virus lain yang menyerang organ pernafasan.

Jika hasilnya tidak cocok, keempat sampel itu akan dikirim lagi ke Laboratorium rujukan di Majadahonda, Madrid. Kementerian Kesehatan dan Konsumen setempat mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Mereka mengatakan untuk mempercayakan ini pada ahlinya dan sabar menunggu hasil tes.

Seorang warga negara Amerika Serikat meninggal setelah berjuang melawan virus corona di Wuhan, China. Satu korban jiwa ini merupakan, orang Amerika pertama yang terbunuh oleh wabah mematikan ini. Dilansir dari , pasien tersebut adalah seorang wanita lansia berusia 60 tahun.

Menurut seorang sumber, wanita ini memang memiliki riwayat sakit sebelumnya, seperti ditulis dalam New York Times. Wanita ini meninggal pada Kamis (6/2/2020), tetapi kematiannya baru dikonfirmasi pihak berwajib setempat pada Sabtu (8/2/2020). Juru Bicara Kedutaan AS di Beijing telah membenarkan kabar ini.

"Kami menginformasikan, ada seorang warga AS berusia 60 tahun yang didiagnosa terpapar virus corona," jelas Juru Bicara Kedutaan AS itu. "Dia meninggal di sebuah rumah sakit di Wuhan, China pada Kamis (6/2/2020)." Dia juga mengucapkan kesedihannya karena peristiwa ini.

"Kami mengucapkan belasungkawa kepada keluarga atas kehilangannya." "Kami menghormati privasi kelaurga, jadi kami tidak akan berkomentar lebih lanjut," tutupnya. Sebelumnya, ada seorang pria asal Jepang yang dirawat di rumah sakit Wuhan karena pneumonia.

Dikabarkan pria ini telah meregang nyawa karena virus corona. Kendati demikian, kabar ini belum dikonfirmasi. Pria ini berpotensi menjadi korban pertama dari Jepang yang meninggal karena virus corona.

Namun, seorang pejabat kementerian luar negeri setempat mengatakan pemerintah tidak mengetahui adanya kabar ini. Virus endemik ini, pertamakali terdeteksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Sekitar Desember 2019 lalu patogen bernama 2019 nCov ini mulai menjangkiti manusia.

Sampai berita ini diturunkan, ada 27 negara di dunia yang terjangkit patogen ini. Sebanyak 34.817 kasus virus corona sudah terkonfirmasi. Korban meninggal mencapai 723 jiwa.

Diantara 723 korban jiwa itu, 721 diantaranya berasal dari Daratan China. Sementara itu, pasien yang berhasil sembuh ada 2.062 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *