Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat Teracam Jeratan Pasan Berlapis, Ini Kesalahannya

Totok Santoso (42) dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja atauFanniAminadia(41), yang mengaku sebagai raja dan ratuKeratonAgungSejagat, terancam pasal berlapis. Keduanya terancam pasal 378 KUHP tentangpenipuandan didugamelanggar pasal 14 UU RI No 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana. Dalam pasal 14 tersebut menerangkan, barang siapa menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, maka dihukum maksimal 10 tahun penjara.

Sejauh ini, kata Iskandar, setidaknya ada 17 orang yang diperiksa terkait berdirinya kerajaan KAS di Kabupaten Purworejo. Dia menuturkan, dalam hasil penyidikan hingga saat ini, ternyata masing masing anggota yang ingin menjadi bagian dari KAS akan dikenai tiket masuk sebesar Rp 3 Juta sampai Rp 30 Juta. Menurut Iskandar, anggota tersebut akan dijanjikan jabatan tinggi dalam KAS sesuai biaya masuk yang disetorkan kepada kedua pelaku.

"Apabila nominal tiket masuknya semakin besar atau tinggi, maka anggota tersebut akan diberikanjabatanyang tinggi dalam KAS," jelasnya. Seperti diketahui, pasangan suami istri yang mengklaim akan menguasai dunia itu ditangkap oleh jajaran DitreskrimumPoldaJatengpada Selasa (14/1/2020) sekira pukul 18.00 WIB. Menurutnya, kedua pelaku ditangkap saat dalam perjalanan ke Markas KAS di Desa Pugong Jurutengah RT 3 RW 1, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.

Dalam penangkapan tersebut, DitreskrimumPoldaJatengmengamankan juga sejumlah barang dan alat bukti di antaranya, KTP kedua pelaku, dokumen palsu berupa kartu kartu keanggotaan, dan belasan saksi dari warga setempat. Saat KTP kedua pelaku diperiksa, nama istri dari Sinuhun Totok ternyata bukan Ratu Dyah Gitarja, melainkan bernamaFanniAminadia(41). Dari pemeriksaan kami, ada 400 orang lebih yang ikut mendaftar dalam KAS sejak dideklarasikan pada 12 Januari 2020 lalu," pungkas Iskandar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *