Profil Winger Persebaya Irfan Jaya: Boyong Keluarga ke Apartemen Antisipasi Virus Corona

Winger , Irfan Jaya punya cara sendiri untuk mengantisipasi penyebaran . Pemain kelahiran 1 Mei 1996 ini menerapkan pola hidup sehat dengan tetap rutin berolahraga meskikompetisi Liga 1 2020 diberhentikan sementara. "Saya tetap jaga kondisi walau libur, jangan sampai saat kembali latihan kondisi saya tertinggal dan tidak fit," kata Irfan Jaya, Rabu (18/3/2020).

Ia juga mengajak keluarganya untuk menjaga kebersihan. "Antisipasi pasti, saya ada anak kecil juga makanya sekeluarga menjaga pola makan dan jaga kebersihan," ujar Irfan Jaya, Rabu (18/3/2020). Melansir dari laman Persebaya.id , selain pola hidup sehat, Irfan Jaya juga memboyong keluarganya ke apartemen tempat tinggal guna meredam kekhawatiran keluarga soal .

"Pastinya khawatir, ya antisipasi saja apalagi ada anak kecil, jadi kita jaga makanan dan kebersihan supaya tidak tertular," jelas Irfan. Lalu, siapakah sosok Irfan Jaya? Pria kelahiran Bantaeng, Sulawesi Selatan ini merupakan anak bungsu dari pasangan H. Samaling dan Hj. Saha.

Irfan Jaya memiliki tiga kakak bernama Said, Arfah dan Ali. Kin Irfan Jaya sudah membangun rumah tangga bersama Sri Lestari, pasangan ini dikaruniai dua anak bernama Raditya dan Raffindra. Posisi pemain bertinggi 162cm itu adalah penyerang.

Karir Irfan Jaya tidak berjalan mulus, sebab kedua orang tuanya sempat melarang untuk menjadi atlet sepak bola. Akan tetapi, Irfan Jaya yang keras kepala dan tidak kenal menyerah akhirnya bisa membuktikan dirinya bisa berjaya. Kakak ketiga Irfan Jaya, Ali, membelikan sepatu khusus sepak bola dan sebuah bola.

Berbekal sepatu bola hadiah sang kakak dan sebuah bola,Irfan Jayamulai bermimpi menjadi pemain hebat sejak saat itu. Kebetulan di depan rumahnya terdapat sebuah lapangan, Irfan Jaya pun sering berlatih disitu. Kemudian bersama sekolah sepak bola (SSB) Sinoa, skill nya dipoles. Beberapa pertandingan tarkam yang diikuti memberikan banyak pengalaman padanya. Kesempatan kian terbuka lebar setelah Irfan Jaya lolos seleksi untuk ikut Pekan Olahraga Daerah (Porda) Bantaeng.

Kebetulan, Kabupaten Bantaeng menjadi tuan rumah kejuaraan itu pada 2014 lalu. Irfan Jaya yang jadi salah satu pemain depan andalan akhirnya berhasil membawa Bantaeng jadi juara. Irfan Jaya akhirnya memperkuat PON Remaja I mewakili Sulawesi Selatan di Jawa Timur pada tahun yang sama. Sayang, Sulsel gagal jadi juara.

Tapi, karirnya terus menanjak tahun berikutnya setelah masuk tim Persiban Bantaeng untuk ikut turnamen Sulsel Super Liga (SSLU21). Persiban yang sama sekali tidak diprediksi bisa banyak bicara di kejuaraan itu memberi kejutan.Irfan Jayayang jadi andalan berhasil membawa Persiban tembus 8 besar dan top skorer. Irfan Jayadilirik PSM U 21 yang akan mempersiapkan tim jelang Indonesia Soccer Championship pada 2016.

Meski tidak berhasil membawa PSM U 21 juara,Irfan Jayamenjadi top skorer dengan raihan 14 gol. Dari sana,Irfan Jayadirilik banyak klub. Kedekatan denganIwan Setiawanakhirnya membawanya berkostumPersebaya Surabayadi Liga 2 musim 2017 lalu.

Iwan kebetulan adalah pelatih Persebaya saat itu, sebelum akhirnya didepak dan digantikan oleh Alfredo Vera. Irfan Jaya pun menandatangi kontrak berdurasi empat tahun denganPersebaya Surabayapada 2017 lalu. Debut profesionalIrfan Jayabermula pada laga melawan Madiun Putra di Stadion Wilis pada 20 Juli 2017 di ajang Liga 2.

KarierIrfan Jayabegitu cepat melesat dari tim usia muda hingga kontestasi sepak bola nasional hanya dalam beberapa musim saja. Eksplosifitas, kecepatan dan gocekan Irfan Jaya yang biasa berposisi sebagai penyerang sayap kanan langsung ampuh menghujam pertahanan klub klub di Liga 2 musim 2017.(3) Total,Irfan Jayabermain sebanyak 20 kali, mencetak 11 gol dan tujuh asis.

Torehan fantastis di musim debut profesionalnya itu mebuatIrfan Jayadiganjar gelar pemain terbaik di Liga 2 musim 2017, sekaligus mengantarPersebaya Surabayajuara Liga 2 2017 dan promosi ke Liga 1. Permainan pria bertinggi 162 cm itu tetap konsisten di Liga 1 musim 2018. Total, Irfan Jaya mencetak 6 gol dan tiga asis di musim lalu.

Di gelaran Liga 1 2019 ini,Irfan Jayamasih senantiasa mengoyak pertahanan para tim lawan dari sayap kanan Bajul Ijo. Pada 2018Irfan Jayapernah memperkuat timnas Indonesia U 23. Debut Irfan Jaya bersama timnas Indonesia senior pun dilakukan pada 11 September 2018 dalam laga persahabatan melawan Mauritus.(5)

Hingga kini,Irfan Jayamasih menjadi anggota skuad timnas Indonesia. 57 penampilan dan 25 (2017 hingga kini) Penampilan dan 2 gol (2018 hingga kini)

Persebaya Surabaya Juara Liga 2 musim 2017 Pemain terbaik Liga 2 musim 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *