Ketentuan Lengkap & Niat Puasa Syawal 6 Hari, Punya Manfaat Bagi Tubuh, Emosi bahkan Bersihkan Jiwa

Puasa sunah 6 hari di bulan syawal ternyata tak hanya mendapat pahala, ada manfaat lain yang dirasakan tubuh dan emosimu, simak ketentuannya. Masih dalam nuansa bulan syawal 1441 H. Bulan syawal ini termasuk bulan istimewa karena umat muslim meraih kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh.

Tak berhenti beribadah, ada puasa sunah syawal 6 hari yang biasa dilakukan umat muslim. Ada banyak keutamaan dan pahala yang bisa didapatkan bagi yang menjalankan puasa sunah syawal ini. Hal ini dapat dilihat dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Abu Ayyub Al Anshoriy, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164) Tak hanya keutamaan seperti berpuasa setahun penuh.

Ada manfaat lain dari puasa syawal 6 hari yang bisa dirasakan tubuh dan jiwamu. Dengan berpuasa Syawal dapat memperpanjang waktu penyehatan pencernaan manusia. Umumnya, banyak orang yang telah menjaga kesehatan pencernaan selama 30 hari, tiba tiba kembali diisi dengan banyak makanan.

Orang yang tak menjalankan puasa di bulan Syawal, ia akan terus berapa pada pola lama tersebut. Namun, bagi orang yang menjalankan Puasa Syawal, mereka akan dikembalikan dalam pola konsumsi yang lebih sehat. Waktu istirahat pencernaan menjadi semakin lama.

Hal ini sama ketika menjalankan puasa di bulan Ramadhan, sehingga pencernaan menjadi lebih sehat. Tak hanya itu, puasa enam hari di bulan Syawal ini pun juga bisa mengelola emosi. Emosi yang terkelola dengan baik juga akan membersihkan jiwanya (tazkiyatun nafs).

Puasa Syawal adalah puasa 6 hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri dimulai dari tanggal 2 Syawal hingga bulan Syawal berakhir. Cara melaksanakan Puasa Syawal adalah sebagai berikut. Dan ingatlah puasa Syawal adalah puasa sunnah sedangkan qadha Ramadhan adalah wajib.

Sudah semestinya ibadah wajib lebih didahulukan daripada yang sunnah. Adapun berikut ini niat Puasa Syawal 1441 H. نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

(Nawaitu shouma ghodin ‘an sittatin min syawwaalinn sunnatan lillaahi ta’aalaa) Artinya: Aku berniat puasa besok dari enam hari Syawal, sunnah karena Allah Ta’ala. Puasa Syawal setelah Idul Fitri 1441 H memiliki keutamaan yang istimewa dan luar biasa.

Dalam beberapa hadits shahih disebutkan bahwa keutamaan puasa syawal seperti berpuasa setahun penuh, tapi dengan ketentuan tertentu. Pasalnya, berpuasa Syawal merupakan puasa sunnah yang lebih sulit dilakukan dari pada puasa Ramadhan, sehingga keutamaan puasa syawal pun sangat istimewa. Keutamaan puasa syawal layaknya berpuasa setahun penuh.

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam beberapa hadits shahih. مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun” (HR. Muslim)

مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ “Barangsiapa berpuasa enam hari setelah Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh” (HR. Ibnu Majah, shahih) مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ بِسِتٍّ مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصَوْمِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan, lalu mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, ia seperti puasa setahun” (HR. Ibnu Majah, shahih) Berdasarkan Syarah Nawaawi 'ala Muslim juz 7 halaman 56 disebutkan, alasan menyamakan pahala enam hari Syawal dengan puasa setahun lamanya berdasarkan nilai pahala kebaikan yang diberikan dilipatkan hingga 10 kali ganjaran. Perhitungannya adalah 1 bulan Ramadan, 30 hari x 10 = 300 hari.

Adapun 6 hari di bulan Syawal menyamai dua bulan lainnya (6 x 10 = 60 hari atau 2 bulan). Jadi total 360 hari kita mendapatkan pahala puasa. Jadi pahala puasa Syawal selama enam hari sama dengan berpuasa selama satu tahun penuh.

Pahala puasa Syawal ini menjadi penyempurna puasa Ramadan. Adapun dalam beberapa sumber disebutkan bahwa pahala dan keutamaan puasa syawal ini didapatkan bagi mereka yang menyempurnakan puasa Ramadhan sebulan penuh dan telah mengqadha puasa Ramadhan jika ada yang ditinggalkan. Bagi siapa pun yang memiliki utang puasa Ramadhan, dianjurkan untuk membayar utang puasanya terlebih dahulu.

Namun, siapa saja yang berpuasa Syawal sebelum membayar utang puasa Ramadhan, maka masih tetepa sah. Tapi, dengan syarat setelah menunaikan puasa syawal tetap membayar utang tersbeut. Kendati demikian, beberapa ulama menganjurkan untuk mengqadha utang puasa terlebih dahulu sebelum menunaikan Puasa Syawal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *