Kapal MS Westerdam Ditolak 5 Negara karena Virus Corona, Kemenlu: 365 WNI dalam Keadaan Sehat

Kementerian luar negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) mengonfirmasi ada 362 warga negara Indonesia (WNI) di dalam kapal MS Westerdam yang diperbolehkan berlabuh di pelabuhan Sihanoukville, Kamboja, Kamis (13/2/2020) pagi. Kapal tersebut telah menghabiskan dua minggu di lautan setelah ditolak berlabuh di lima negara dengan alasan takut membawa penumpang yang terinfeksi virus corona. Plt Jubir Kementerian luar negeri Teuku Faizasyah mengatakan saat ini 362 WNI tersebut semua dalam kondisi sehat.

Teuku Faizasyah mengatakan akan ada pengecekan medis kepada 362 WNI tersebut. Jika tidak ada yang terinfeksi virus corona dalam kapal tersebut, para penumpang MS Westerdam kemungkinan tidak akan dikarantina atau observasi. "Akan ada pengecekan medis. Kalau tidak ada yg sakit ya tidak perlu dikarantina," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, kapal pesiar MS Westerdam akhirnya berlabuh di pelabuhan Sihanoukville, Kamboja pada Kamis (13/2/2020) pagi. Dilansir Channel News Asia, kapal tersebut telah menghabiskan dua minggu di lautan setelah ditolak berlabuh di lima negara dengan alasan takut membawa penumpang yang terinfeksi virus corona. Berdasarkan Holland America, operator kapal dan unit Miami Carnival Corp, para penumpang di kapal telah melakukan rangkaian pengecekan kesehatan.

Meski tak ada seorang pun yang jatuh sakit, kapal pesiar tersebut telah ditolak berlabuh oleh Jepang, Taiwan, Guam, Filipina dan Thailand. Ketakutan itu tak lepas dari kejadian dimana kapal pesiar Diamond Princess yang juga dikelola oleh Carnival Corp, diketahui membawa 175 penumpang yang positif virus corona dari total 3.700 penumpang. Kapal pesiar MS Westerdam sendiri sudah mencoba berlabuh di Bangkok pada Selasa (11/2/2020) yang kemudian mendapat penolakan dari pihak berwenang Thailand.

Berdasarkan Marine Traffic, kapal perang Thailand memerintahkan kapal pesiar MS Westerdam keluar dari perairan Thailand pada Rabu (12/2/2020) yang kemudian menuju Kamboja. Kapten kapal pesiar MS Westerdam Vincent Smit mengatakan dalam suratnya, para penumpang kapal akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Sebagian besar penumpang baru akan dipulangkan melalui penerbangan charter dari Phnom Penh pada Jumat (14/2/2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *