Cerita Pemain Persija Jakarta, Marco Motta yang Tak Pulang ke Italia di Tengah Wabah Corona

Megabintang Persija Jakarta, Marco Motta, memilih menetap di Jakarta di tengah wabah virus corona. Mantan pemain Juventus dan AS Roma ini, memilih tidak pulang ke negara asalnya, Italia, untuk menghindari tertular corona yang merenggut banyak nyawa di Italia. Namun, pemain asal Italia tersebut memastikan bahwa kondisi keluarganya baik baik saja.

Meskipun saat ini negara yang terkenal Pizza ini jadi salah satu negara terparah terpapar corona. “Saya bersyukur keluarga saya baik di sini maupun di Italia semua sehat, mereka semua mematuhi aturan yang berlaku,” ujar Motta di laman resmi klub. Lebih lanjut, Motta juga selalu melakukan komunikasi dengan mereka melalu sambungan telepon.

Mengingat komunikasi intensif menjadi sarana saat ini setelah dirinya tidak pulang kampung ke Italia. “Yang terpenting sekali lagi saya bersyukur bahwa anggota keluarga saya dalam keadaan yang baik baik saja,” tambahnya. Saat ini Motta memang memutuskan tetap berada di apartemen yang ditinggali di Jakarta.

Motta memilih menghabiskan waktu bersama keluarga kecilnya. “Salah satu kegiatan yang saya sukai yaitu meluangkan waktu dengan anak anak." "Saat ini saya bisa banyak meluangkan waktu bersama mereka sekarang,” kata Motta.

“Menjaga anak anak juga bisa dibilang salah satu menu latihan saya di rumah, mengingat kedua anak saya begitu aktif. Jadi saya harus banyak berlari untuk mengejar mereka, naik turun tangga, hingga mengelilingi apartemen,” Motta menambahkan. Selain itu, pemain bernomor punggung 47 ini memberikan arahan kepada para The Jak Mania sehubungan wabah corona yang meluas.

Motta meminta para supporter Persija Jakarta menuruti arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemerintah DKI Jakarta sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lewat Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020. Hal itu dilakukan untuk memutus persebaran virus corona.

Dalam aturan itu, salah satunya mengimbau untuk seluruh masyarakat Jakarta untuk berada di rumah dan meniadakan kegiatan dengan orang banyak selama 2 minggu ke depan atau hingga 23 April 2020. Apalagi DKI Jakarta jadi wilayah yang paling terdampak virus ini. Kondisi ini membuat mantan pemain Juventus dan AS Roma ini ingin para suporter tetap tinggal di rumah.

Perhatian Motta ditujukan untuk para masyarakat di Indonesia terutama suporter Persija Jakarta, Jakmania yang selalu setia mendukung timnya di setiap laga. "Pesan saya untuk kalian Jakmania yakni menaati semua peraturan yang dikeluarkan pemerintah saat ini. Tetap di rumah, jaga kebersihan, cuci tangan, intinya taati semua peraturan yang sudah kita ketahui bersama," ujar Motta di laman resmi Liga 1.

"Mungkin memang terasa membosankan untuk mendengarnya, tetapi saat ini, hal ini yang harus kita lakukan pada situasi seperti ini. Cara ini juga kita tetap terhindar dan tetap sehat, mengingat pada akhirnya kesehatanlah yang paling penting untuk kita jaga," tambahnya. Pemain asal Italia ini berharap pandemi corona akan segera berakhir dan kompetisi secepatnya dimulai.

Ia berharap juga semoga akan ada orang yang menemukan vaksin untuk mengobati corona. "Aku berharap kondisi ini segera berakhir dan dapat kembali bertemu di lapangan. Terutama ada orang bisa menemukan vaksin, sehingga kita bisa kembali ke kehidupan seperti biasa dan kompetisi bisa bergulir," tutupnya.

Dengan Liga 1 2020 yang terhenti karena wabah corona, PSSI memberikan kebijakan untuk melakukan pembayaran pemain sebesar 25 persen dari nilai kontrak. Banyak para pemain Persija menyadari kesulitan yang dihadapi klubnya dan setuju dengan keputusan itu. Apalagi hal ini hampir sama dengan masalah keuangan yang dihadapi oleh klub anggota liga lainnya karena dihentikannya kompetisi Liga 1 2020, langkah itupun diapresiasi manajemen.

"Apresiasi kami berikan kepada para pemain yang menyepakati revisi kontrak karena penghentian kompetisi sementara akibat pandemi Covid 19 yang berdampak pada seluruh klub di dunia,” ujar Direktur Utama Persija, Ambono Janurianto di laman resmi Liga 1. “Hal ini membuktikan para pemain merasakan apa yang klub rasakan, terutama pemain asing yang juga telah sepakat dengan manajemen," sambungnya. Persija Jakarta juga sudah merampungkan pembayaran gaji bulan Maret tersebut kepada seluruh penggawanya.

Namun tidak semua sepakat mengingat masih ada empat pemain lokal yang belum menemui kata sepakat. Selain setuju dengan pemotongan gaji,para pemain Persija Jakarta juga melakukan lelang untuk membantu mengurangi dampak virus corona. Terakhir, pemain asing Persija Jakarta, Marco Motta turut berkontribusi dalam memerangi virus corona atau Covid 19 yang semakin meluas di Indonesia.

Marco Motta menjadi pemain ke 6 Persija Jakarta yang turut andil pada program “Lelang Satu Hati Lawan corona”. Melalui program ini, Pendukung Persija dan masyarakat Jakarta yang ingin berperan aktif dapat mengakses melalui platform . Mantan penggawa Juventus dan Timnas Italia itu melelang jersey dan sepatu miliknya sebagai langkah nyata membantu memerangi Covid 19.

Jersey yang dilelang tersebut, merupakan jersey yang dipakai saat membawa Persija Jakarta memetik kemenangan di pekan perdana Liga 1 2020. Motta pada laga tersebut tampil penuh 90 menit saat Persija Jakarta menang dramatis dengan skor 3 2 atas tamunya, Borneo FC di Stadion Gelora Bung Karno pada Minggu (1/3/2020). Gol kemenangan klub berjuluk Macan Kemayoran dicetak oleh Osvaldo Haay, Marko Simic dan Evan Dimas.

Kemudian untuk sepatu yang dilelang adalah sepatu yang digunakannya pada Piala Gubernur Jatim 2020. Dua barang Motta tersebut, dilelang melalui akun Instagram Persija (@persijajkt) dari Sabtu (11/4/2020) pukul 20.00 WIB hingga hari ini, Minggu (12/4/2020) pukul 19.00 WIB. Harga lelang jersey dan sepatu Marco Motta dibuka dari angka Rp 2 juta.

Marco Motta memiliki alasan tersendiri berminat mengikuti kampanye ini, di mana ia baru pertama kali tinggal di Indonesia. Menurut Motta, Jakmania dan Jakarta sudah berada di hatinya saat kali pertama mendarat di Indonesia. Terlebih dukungan yang Ia dapatkan sejak awal membela Macan Kemayoran.

“Barang barang ini spesial bagi saya karena saya gunakan pada musim pertama saya di Persija." "Saya berharap jersey dan sepatu saya dapat membantu Jakarta yang selama ini selalu mendukung saya,” ujar Motta seperti yang dikutip dari laman resmi Persija. HinggaMinggu (12/4/2020) pukul 10.30 WIB, total donasi yang telah terkumpul dalam campaign Persija sebesar Rp 192.895.162.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *